This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Thursday, 27 December 2018

The Power of Habbit

The Power of Habbit



     Kebanyakan Orang tidak sadar akan aktivitas yang dilakukan setiap hari, Itu seperti didorong oleh keinginan/kebiasaan tubuh saat kita memulai beraktivitas. Menurut Charless Duhigg dalam bukunya " The Power of the Habbit " Ternyata itu adalah KEBIASAAN kita. William James berkata di tahun 1892, Seluruh hidup kita, sejauh memiliki bentuk yang pasti, hanyalah sekumpulan kebiasaan(h.xv).
     Lalu yang menjadi pertanyaan kemudian adalah :
Bagaimana kebiasaan itu bisa muncul sedemikian tidak terasa ?
dalam bukunya Charless Duhigg mengisahkan seorang pasien di rumah sakit bagian syaraf. Tahun 1993, Eugene Pauly (EP) kakek yang berusaia lebih setengah abad, tiba-tiba mengalami kerusakan bagian otak. Kerusakan ini membuat ia amnesia akut. Bahkan tidak mampu mengingat nama-anam anak dan cucunya. Tetapi ternyata setelah diamati berbulan-bulan tampak bahwa EP mampu berjalan-jalan sendiri keliling kompleks dan mampu tahu dimana ia harus pergi ketika perutnya terasa lapar, ketika ingin buang air. Padahal ketika diminta menggambar denah rumah, EP angkat tangan. Kok bisa?
Disinilah kebiasaan bekerja. Ada memori yang bekerja tentang sebuah RUTINITAS ketika ada TANDA dalam fisik EP untuk mendapatkan GANJARAN. Inilah yang disebuag Charles sebagai lingkaran kebiasaan. Ketika perutnya lapar, otomatis tanpa perlu berpikir, EP akan berjalan menuju dapur, untuk mendapatkan ganjaran berupa perut kenyang. penjelasanya Ketidakbutuhan kerja otak dalam rutinitas dapat dilihat dalam percobaan yang merekam kerja otak tikus saat diletakkan dalam lorong berbentuk T dengan batangan cokelat ada di salah satu ujung. Kerja otak di awal-awal, cenderung datar dengan dosis yang tinggi. Tikus harus berpikir ketika pintu dibuka, ia harus mencari jalannya mana, ke kanan atau kiri. Tetapi lama kelamaan kerja otak makin turun. TIkus hanya berpikira pada saat pintu terbuka, dan saat mengudap cokelat. Sedang pergerakan mencari letak cokelat tikus tidak memerlukan porsi otak yang besar.

     Keberadaan lingkaran ini secara tidak langsung diterapkan Claude C Hopkins, seorang eksekutif muda Amerika, yang pada tahun 1900-an menerima tawaran seorang teman lama untuk memasarkan pasta gigi pepsodent. Masa itu kesehatan gigi orang amerika tidak menjadi perhatian penting pemerintah. Dan meski lingkaran kebiasaan belum marak masa itu, Hokins mampu menjual pepsodent selama tiga tahun hingga Spanyol, Jerman, dan Cina. Dan dalam satu dasawarsa pepsodent menjadi barang paling laris di dunia. Bagaimana Hokins membujuk orang Amerika yang semula tidak peduli terhadap kesehatan gigi mau memakai pasta gigi? Hopkin memakai tiga aturan lingkar kebiasaan tadi: TANDA-RUTINITAS-GANJARAN. Dalam bahasa Charles disebut sebagai otak mengidam. TANDA: gigi akan muncul lapisan kuning. RUTINITAS: Menggosok gigi dengan pepsodent. GANJARAN: gigi akan kembali putih.
Dan dari lingkaran kebiasaan ini, kita mampu melakukan perubahan terhadap kebiasaan. Dengan tetap memertahankan TANDA dan GANJARAN. Namun mengubah RUTINITAS yang menjembatani antara TANDA dan GANJARAN. Wilson seorang pecandu alkohol akut, mampu menghentikan kecanduannya dan bahkan mampu mendirikan Alcoholics Anonymous, lembaga yang menangani para pecandu alkohol di Amerika. Karena para pecandu alkohol rata-rata tidak mengincar efek fisik dari minum alkohol saat minum banyak alkohol. Mereka hanya minum alkohol saat stres, tertekan, banyak masalah, dll (ini TANDA). Untuk mendapatkan ketenangan dan perasaan plong(ini GANJARAN). Maka rutinitas minum alkohol dapat diganti dengan rutinitas-rutinitas yang lain. Hal ini juga dapat diperlakukan pada kasus-kasus para pengidam nikotin, drugs, dll. Dan AA meyakini perubahan ini harus didasari pada kekuatan tekad, dan kekuatan tekad ini didasari atas kepercayaan atas sebuah kekuatan yang lebih tinggi. yaaa, itu adalah TUHAN dan AGAMA.

Contoh lain adalah kasus Mandy, mahasiswa S2 yang memiliki kebiasaan menggigiti jari tangan hingga kuku-kukunya terlepas dan luka paras. TANDA: gorgi, kesepian, dan gelisah. RUTINITAS: menggigiti kuku. GANJARAN: perasaan tenang. Oleh dokter rutinitas diganti dengan, saat Mandy merasa gelisah tangan diusap-usapkan ke tangan dan memberi turus setiap kali merasa ingin menggigiti jari tangan. Dan ajaib, selama sebulan kebiasaan buruk itu lenyap dari Mandy.

MEMBENTUK KEBIASAAN: menemukan tanda, dan ganjaran. Lalu menentukan rutinitas.
MENGUBAH KEBIASAAN: mempertahankan tanda dan ganjaran, dengan mengubah rutinitas. Setelah berjalan lama, rutinitas baru akan menutup rutinitas lama dan menjadi kebiasaan baru.

Sunday, 26 March 2017

Yang Baik, Buruk dan Terburuk

oleh : Keila Ocha



Aku sesekali tidak akan membiarkan engkau dan aku sesekali tidak akan meninggalkan engkau. -Ibrani 13 :5

Seorang sahabat pernah mengirimkan pesan pendek yang tertulis, " aku senang kita bisa bercerita tentang apa saja. Yang terbaik, yang buruk, bahkan yang jelek sekalipun!" Kami sudah bersahabat bertahun-tahun lamanya, dan kami telah belajar untuk berbagi suka dan duka yang kami alami. Kami menyadari bahwa masing-masing dari kami tidak sempurna, sehingga kami tidak hanya berbagi pergumulan tetapi juga berbagi sukacita dalam setiap keberhasilan yang kami raih.

Daud dan Yonathan juga menjalin persahabatan erat. Persahabatan mereka terbangun pada masa-masa baik setelah daud mengalahkan Goliat ( 1sam 18:1-4 ). Keduanya sama-sama buruk ketika Raja saul,ayah Yonathan , cemburu pada Daud ( 18:6-11 : 1-2 ). Akhirnya, mereka sama-sama menderita pada masa-masa  terburuk ketika saul bersiasat untuk membunuh Daud (20:42).

Sahabat tidak akan meninggalkan kita di saat segala situasi eksternal berubah. Mereka akan tetap mendampingi kita melalui masa-masa yang baik dan buruk. Sahabat juga dapat mengarahkan kita kepada Allah di saat kita menghadapi masa-masa terburuk, yakni ketika kita mungkin tergoda untuk menjauh dari Tuhan .

Persahabatn sejati merupakan Karunia Allah karena sahabat seperti itu mencerminkan Tuhan Yesus, sahabat yang sempurna, yang tetap setia sepanjang masa-masa yang baik, yang buruk , bahkan yang terburuk. Tuhan mengingatkan kita , " Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau" (Ibr. 13 :5).

Tuhan, aku bersyukur untuk semua sahabat yang engkau berikan dalam hidupku. Namun lebih dari itu, aku bersyukur boleh menjadi Sahabat-Mu.


                 Sahabat adalah Orang pertama yang hadir tatkala seluruh dunia meninggalkan kita

Saturday, 25 March 2017

YANG PALING BERNILAI

YANG PALING BERNILAI


Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu ... (Kejadian 13:11)


Abram menawarkan penyelesaian konflik (ay. 9), dan Lot menyetujui. Sikap itu memberi kesan bahwa Lot berbudi luhur. Tetapi, langkah Lot berikutnya menampilkan watak aslinya.

Sebagai wujud respek kepada Abram, paman dan pemimpinnya, Lot mestinya menyilakan Abram yang menentukan. Tetapi, begitu Abram selesai berbicara, Lot menatap kawasan subur Lembah Yordan (ay. 10), dan langsung memilih area itu untuknya (ay. 11). Lot tahu, penduduk lembah itu hidup bergelimang dosa (ay. 13). Itu alasan serius untuk menjauh dari sana. Tetapi, Lot menafikan fakta itu. Baginya, bisnis ternaklah yang terpenting.

Apa yang kita lihat? Bagi Lot, hal yang utama bukan respek kepada pemimpin, melainkan diri sendiri. Bukan pertimbangan moral, melainkan keuntungan finansial. Dari kisah Lot, kita melihat bahwa tindakan seseorang selalu didorong oleh (dan secara tepat menunjukkan) apa yang oleh orang itu dipandang paling bernilai. Hal itu berlaku atas kita semua.

Ketika seorang rekan dirawat di rumah sakit, saya memilih bermain futsal, bukan menengoknya. Artinya, having fun saya anggap lebih bernilai ketimbang kepedulian dan persahabatan. Tiap kali ada peluang, saya melakukan manipulasi. Jelas, kejujuran tidak penting bagi saya. Undangan sekolah (untuk berkonsultasi tentang anak saya) saya keluhkan sebagai gangguan. Dapatkah saya berkata bahwa anak saya penting bagi saya?

Rupanya, membina diri—agar nilai-nilai yang baik menjadi yang utama, yang mendorong tiap tindakan kita—adalah langkah penting yang tak boleh ditawar. —EE

PILIHAN YANG KITA AMBIL MENUNJUKKAN APA YANG KITA YAKINI
PALING PENTING DAN PALING BERNILAI

source : renunganharian

Saturday, 18 March 2017

Manajement Sumberdaya Lahan

MANAJEMENT SUMBERDAYA LAHAN ( SOIL SCIENCE ) 




    Jurusan Tanah merupakan salah satu dari 4 Jurusan yang ada di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB). berdiri sejak tahun 1974 dan secara resmi ditetapkan oleh Dirjen DIKTI pada tanggal 24 September 1984. Cikal bakal Jurusan Tanah adalah Departemen Tanah dan Pemupukan yang ditetapkan bersamaan dengan dimekarkannya Depertemen di Fakultas Pertanian Unibraw dari dua Departemen yaitu (Sosial Ekonomi Pertanian dan Teknik Pertanian) menjadi empat yaitu (Tanah dan Pemupukan, Agronomi, Proteksi Tanaman dan Sosial Ekonomi Pertanian) dengan SK Dekan Fakultas Pertanian. Saat ini Jurusan Tanah hanya mempunyai satu Program Studi yaitu Program Studi Ilmu Tanah (PSIT).PSIT merupakan PS yang langka, karena dari 28 Fakultas Pertanian Perguruan Tinggi Negeri se Indonesia hanya ada 18 PSIT, sedang dari 179 FP Perguruan Tinggi Swasta se Indonesia hanya tercatat 9 PSIT (di Indonesia hanya ada 27). Hingga saat ini telah mantap dan terus berkembang.
Sejak didirikan hampir 30 tahun yang lalu, sampai dengan akhir semester genap 2002/ 2003 PSIT FP Unibraw telah menghasilkan hampir 600 lulusan yang telah mengisi lapangan kerja baik di sektor pertanian maupun penunjangnya.
Jumlah mahasiswa yang diterima di PSIT cukup bervariasi. Sebelum kurikulum 1994 diberlakukan jumlah mahasiswa yang diterima antara 20-30 mahasiswa. Pada saat itu mahasiswa masuk PSIT pada semester V setelah melalui seleksi terlebih dahulu. Sejak kurikulum nasional diberlakukan pada tahun pertama (angkatan pertama) diterima 20 orang kemudian ditingkatkan menjadi 40 orang. Daya tampung PSIT sejak 1998/1999 telah ditentukan oleh DIKTI sejumlah 80 orang dengan perincian 65 orang melalui jalur UMPTN dan 15 orang melalui jalur PSB. Mulai tahun ajaran 2003/2004 hanya menerima sekitar 60 mahasiswa.
Jurusan Tanah FP Unibraw saat ini telah memiliki dosen yang sangat memadai (baik kualitas dan kuantitasnya : 6 orang bergelar Proffesor). Proses belajar dan mengajar dilengkapi dengan fasilitas yang cukup memadai (LCD, Komputer) untuk kuliah, praktek, penelitian, dan perpustakaan. Kerjasama dalam bidang pengembangan pendidikan dan penelitian.dilakukan dengan berbagai instansi/ lembaga baik di tingkat nasional, regional maupun internasional yang hingga saat ini masih terus berlangsung (NUFFIC, IAEA, ACIAR, ICRAF, EU, SEANAFE).
Program Studi Ilmu Tanah telah di akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) dengan nilai A**** (A bintang 4) dan mendapat penghargaan sebagai Program studi pembina PS sejenis (1998). Dari 33 Program Studi di Unibraw, Program Studi Ilmu Tanah termasuk Program Studi dan satu-satunya PS yang mendapat nilai A di Fakultas Pertanian Unibraw. Mulai tahun 2004 PSIT mendapat dana kompetitif dari Program SP4 (pendanaan selama 2 tahun) dan Program Hibah Kompetisi (pendanaan selama 3 tahun) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk memperbaiki proses belajar mengajar program dalam rangka peningkatan kualitas lulusan.
PSIT FP Unibraw dirancang untuk menghasilkan Sarjana Pertanian yang mempunyai tambahan keahlian ilmu tanah, sehingga nantinya mampu memahami permasalahan serta mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya lahan baik untuk kegunaan pertanian maupun non pertanian pada berbagai penekanan (a.l. pendidikan, penelitian, perencanaan, pelaksana lapangan, konsultan, perbankan dan wirausaha).
Disamping Ilmu Pertanian secara lengkap, dalam PSIT akan dipelajari secara mendalam berbagai ilmu khusus, yaitu :
  • Kimia Tanah : ketersediaan unsur dalam tanah, rekomendasi pemupukan, evaluasi kesuburan tanah, pencemaran lingkungan, transport dan serapan unsur hara
  • Fisika tanah : pengelolaan tanah, irigasi dan drainase, hidrologi, pengelolaan tanah dan air, konservasi lingkungan, sumberdaya air, neraca air, kajian daerah aliran sungai, evaluasi sifat fisik tanah.
  • Biologi tanah : biokimia tanah, dekomposisi bahan organik, biodiversitas dan ekosistem,
  • Pedologi, Penginderaan jauh dan pemetaan : mineralogi dan geologi, survei tanah dan evaluasi lahan, , sistem informasi geografi dan perencanaan penggunaan lahan / pengembangan wilayah.
Program pendidikan berupa Pendidikan Sarjana STRATA 1 yang bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar menuju suatu keahlian akademik dalam bidang pertanian pada umumnya, dan secara khusus mendalami ilmu-ilmu tanah. Program STRATA 1 (S1) ini dapat diselesaikan dalam waktu 4 sampai dengan 7 tahun.
Sistem pendidikan yang digunakan adalah Sistem Kredit Semester (sks), suatu sistem penyelenggaraan pendidikan di mana beban studi mahasiswa, beban kerja dosen dan beban penyelenggaraan program lembaga pendidikan dinyatakan dalam satuan kredit semester.
Untuk menyelesaikan program pendidikan di Program Studi Ilmu Tanah mahasiswa paling sedikit harus menempuh 144 sks, dengan 118 sks mata kuliah dan paling sedikit 26 sks mata kuliah pilihan.
Visi :
Pada tahun 2025 menjadi pusat pendidikan dan penelitian di bidang ilmu tanah yang  unggul, berstandar internasional dan mampu berperan aktif dalam memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan penggunaan sumberdaya lahan, serta tanggap terhadap permasalahan yang berkaitan dengan kerusakan lingkungan.
Misi :
Untuk menyikapi munculnya berbagai “wacana” tentang keberlanjutan pengelolaan sumberdaya alam, Jurusan  Tanah mempunyai misi :
  • Menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan lulusan sebagai anggota masyarakat yang mempunyai kemampuan akademik, ketrampilan, inovatif, dan kompeten dalam menerapkan dan mengembangkan ilmu tanah dan memadukannya dengan pengetahuan lain dalam perencanaan penggunaan dan pengelolaan sumberdaya alam,
  • Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu tanah untuk memperbaiki strategi pengelolaan tanah yang tepat agar diperoleh produksi tanaman yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,
  • Mengupayakan penggunaan IPTEK dalam pelestarian sumber daya lingkungan.
Tujuan :
  • Menghasilkan sarjana pertanian yang berkualitas sehingga siap memasuki dan bersaing di pasar kerja global.
  • Mengembangkan dan menyebarluaskan IPTEK yang berkaitan dengan pertanian berlanjut dan sumberdaya lingkungan kepada masyarakat luas.
  • Memberdayakan masyarakat dalam pelaksanaan pertanian berlanjut dan pelestarian lingkungan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

resource : FP UB